Isu Etik Keperawatan

Isu Etik Keperawatan Senin, 18 Oktober 2010 Isu Etik Keperawatan A. EUTHANASIA Euthanasia berasal dari bahasa yunani EU yang artinya baik dan THANATOS yang berarti kematian. Jadi EUTHANASIA adalah praktek pencabutan kehidupan manusia atau hewan melalui cara yang dianggap tidak menimbulkan rasa sakit atau menimbulkan sedikit rasan sakit,yang biasanya dilakukan dengan cara memberikan suntikan ang mematikan. Euthanasia dibagi menjadi 3: 1. Euthanasia agresif -> sengaja dilakukan oleh dokter untuk mempersingkat hidup pasien 2. Euthanasia non agresif -> secra pasien menolak secara tegas tindakan euthanasia dan dia tau bahwa penolakanya itu dapat mengakhiri hidupnya 3. Euthanasia pasif -> secara sengaja tidak menggunakan alat-alat atau langkah – langkah aktif untuk mengakhiri hidup pasien. Euthanasia dapat ditinjau dari : 1. Pemberian izin : · Euthanasia diluar kemauan pasien · Euthanasia secara tidak sukarela · Euthanasi sukarela 2. Tujuan : · Pembunuhan berdasarkan belas kasihan · Euthanasia hewan · Euthanasia berdasarkan bantuan dokter 3. Agama: · Agama gereja khatolik roma · Agama hindhu · Agama Buddha · Agama Islam Dalam setiap agama euthanasia itu dilarang. B. ABORSI ABORSI adalah pengeluran hasil konsepsi (pertemuan sel telur dan sperma) sebelum janin dapat hidup di luar kandungan. Ada 3 jenis aborsi: 1. Aborsi spontan/alamiah -> berlangsung tanpa tindakan apapun .biasanya disebabkan oleh kualitas sel telur dan sperma yang tidak baik 2. Aborsi buatan/sengaja -> dilakukan sengaja oleh calon ibu atau pelaklsana aborsi 3. Aborsi terapeutik /medis-> pengguran kandungan yang dilakukan atas indikasi medic Penyebab Aborsi : · Terjadi kehamilan yang tidak diinginkan · Kotrasepsi yan g gagal · Perkosaan · Pernikahan yang tidak sehat · Ekonomi · Hamil di luar nikah Solusi untuk mencegah terjadinya aborsi : · Penyuluhan seks dengan benar · Menggunakan alat kontrasepsi yang paling aman yaitu dengan tidak berhubungan seks sama sekali. C. TRANSPLANTASI TRANSPLANTASI adalah pemindahan suatu jaringan atau organ manusia tertentu dari satu tempat ke tempat lain pada tubuhnya sendiri atau tubuh orang lain dengan persyaratan dan kondisi tertentu. Jenis-Jenis transplantasi: - Transplantasi autologis : terjadi di dalam tubuh orang itu sendiri - Transplantasi alogenik : transplantasi dari satu tubuh ke tubuh lain yang sma spesiesnya - Transpalntasi singenik : transplantasi dari satu tubuh ke tubuh lain yang identik - Transplantasi xenograft : transplantasi dari satu tubuh ke tubuh lain yang tidak sama spesiesnya. Hukum transpalntasi diatur dalam UU.NO2.23 Tahun 1992 tentang kesehatan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar